Minggu, 28 Juni 2020



PERMEN BUAH PEPAYA (Carica papaya L) SEBAGAI ANTI KANKER

PENDAHULUAN
Pepaya adalah buah yang banyak digemari. Selain rasanya manis dan segar, ternyata, buah pepaya juga punya banyak manfaat untuk kesehatan. Ini karena buah pepaya mengandung banyak nutrisi, seperti serat, mineral (likopen, kalsium, potasium, folat, dan magnesium), dan vitamin (A, B1, B3, B5, E, dan K). Buah pepaya kaya akan beta karoten (provitamin A). Kandungan ini akan diubah menjadi vitamin A yang berperan dalam produksi antibodi, sehingga bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Pepaya juga mengandung tinggi serat, vitamin C, dan enzim pencernaan papain yang berfungsi sebagai anti-inflamasi (anti-peradangan) (Farhan, 2003)
Bukan hanya untuk menjaga kekbalan tubuh lho.. buah papaya juga bisa untuk mencegah kanker juga. seperti yang sudah disebutkan, buah pepaya mengandung vitamin C dan likopen. Ternyata, kandungan ini juga berperan untuk menjaga kesehatan jantung, sehingga bisa membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Selain itu, kandungan likopen juga bisa mengurangi radikal bebas penyebab kanker dalam tubuh (Suhendra, 2000).
  Pepaya (Carica papaya L ), atau betik adalah tumbuhan yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara dari Amerika Selatan, dan kini menyebar luas dan banyak ditanam di seluruh daerah tropis untuk diambil buahnya. Carica papaya adalah satu-satunya jenis dalam genus Carica. Nama pepaya dalam bahasa indonesia diambil dari bahasa belanda yakni papaja, yang pada gilirannya juga mengambil dari nama bahasa arawak yaitu papaya (Suharno, 1995)
PEMBAHASAN
Mencegah munculnya sel-sel kanker dalam tubuh bisa dilakukan melalui makanan sehat. Sejumlah makanan mengandung nutrisi hebat yang bisa menghambat pertumbuhan sel kanker. Seperti makanan yang mengandung lycopene cukup, dipercaya bisa melawan sel kanker dalam tubuh.Buah-buahan yang banyak mengandung senyawa lycophene umumnya memiliki daging buah berwarna – warni. Salah satunya, buah pepaya. Buah yang manis dan murah ini memiliki kandungan lycophene tinggi yang efktif bisa mencegah dan memberantas penyebaran sel kanker.
Sebuah studi terbaru menemukan kandungan lycophene pada pepaya dapat merangsang pertahanan pada tingkat sel di dalam tubuh untuk melawan kanker dan kerusakan pada DNA. Juga lipid yang bisa menghambat pertumbuhan serta penyebaran sel kanker.
Selain itu, zat lycopene yang ditemukan dalam pepaya bisa menjadi agen anti kanker yang efektif melawan kanker leher rahim, payudara, hati, paru-paru dan pankreas. Para peneliti melakukan pengujian terhadap sejumlah relawan, dengan memberikan buah pepaya atau teh ekstrak daun pepaya kering.

            Didapati mereka yang minum teh atau makan buah pepaya secara rutin mengalami pengurangan peradangan di seluruh tubuh. Dapat mengurangi masalah pernapasan serta mengatur sistem kekebalan tubuh dan mencegah tumbuhnya sel kanker.
Para penelitian lainpun turut menyatakan, ekstrak pepaya yang diuji dalam laboratorium, diketahui tidak memiliki efek toksik pada sel normal, sehingga kemungkinan bisa dijadikan pengobatan alternatif. Namun tetap diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efeknya buat tubuh.
Selain mengandung lycophene, pepaya juga memiliki kandungan lain yaitu sebagai sumber vitamin C, kalium dan asam folat yang membuatnya menjadi buah yang sangat menyehatkan. Tomat, semangka, dan ciplukan juga bisa jadi pilihan buah dengan sumber lycopen yang baik.
Ciri-ciri buah papaya yang sudah masak adalah dapat dilihat dari warna nya dan tanaman pepaya dapat dipanen setelah berumur 9-12 bulan. Buah pepaya dipetik harus pada waktu buah itu memberikan tanda-tanda kematangan: warna kulit buah mulai menguning. Tetapi masih banyak petani yang memetiknya pada waktu buah belum terlalu matang. Panen dilakukan dengan berbagai macam cara, pada umumnya panen/pemetikan dilakukan denggan menggunakan “songgo” (berupa bambu yang pada ujungnyaberbentuk setengah kerucut yang berguna untuk menjaga agar buah tersebut tidakjatuh pada saat dipetik) (Ahmad, 2006).
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Dalam buah pepaya dikenal kandungan antioksidan bernama papain, kandungan ini sangat berguna dalam menaikan sistem kekebalan tubuh. Sehingga tubuh anda nantinya akan mudah sekali menghalu berbagai radikal bebas yang menyerang tubuh.
Kandungan dalam buah pepaya pun sangat berguna dalam menghancurkan berbagai penyakit terkait kanker, terutama kanker perut, pankreas dan juga payudara.
B.     Saran
Dengan dibuat nya artikel ini diharapkan untuk pepbaca dapat mengetahui konsep
bahaya kanker dan dapat menerapkan pola hidup bersih, menjaga pola hidup yang sehat, olahraga, makan makanan yang bergizi. Pembaca sebaiknya mengerti dan memahai bahaya akan penyakit kanker, sehingga kita bisa lebih merasa khawatir dan mampu menjaga diri dan lingkungannya dari kemungkinan terkena nya kanker.
REFERENSI
Ahmad. 2006. Bertanam Pepaya. Jakarta: Erlangga.
Farhan. 2003. Manfaat Buah Pepaya. Jakarta: Penerbit Swadaya.
Suharno. 1995. Asal Buah Pepaya. Yogyakarta. UGM.
Suhendra. 2000. Manfaat Buah Pepaya. Surabaya. Media Pustaka.

Kamis, 19 Maret 2020

Marshmellow Pepaya



Hai rek!!, kalian pasti sudah tau kan tentang marshmellow? Kata orang banyak marshmellow tidak sehat kan, Karena mengandung gula yang tinggi yang bisa menyebabkan sakit gigi, gigi berlubang, apalagi terkena diabetes. Tapi tenang sekarang kalian tidak perlu khawatir tentang efek bahaya memakan marsmellow, Karena sekarang sudah ada lho permen marshmellow yang bikin kalian sehat dan tentunya tidak banyak mengandung gula.


Pepaya adalah buah yang banyak digemari. Selain rasanya manis dan segar, ternyata, buah pepaya juga punya banyak manfaat untuk kesehatan. Ini karena buah pepaya mengandung banyak nutrisi, seperti serat, mineral (likopen, kalsium, potasium, folat, dan magnesium), dan vitamin (A, B1, B3, B5, E, dan K). Buah pepaya kaya akan beta karoten (provitamin A). Kandungan ini akan diubah menjadi vitamin A yang berperan dalam produksi antibodi, sehingga bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Pepaya juga mengandung tinggi serat, vitamin C, dan enzim pencernaan papain yang berfungsi sebagai anti-inflamasi (anti-peradangan) (Farhan, 2003).

    
Gambar buah papaya
                    https:// c.cloudfront.net/artikel/.png

Bukan hanya untuk menjaga kekbalan tubuh lho.. buah papaya juga bisa untuk mencegah kanker juga. seperti yang sudah disebutkan, buah pepaya mengandung vitamin C dan likopen. Ternyata, kandungan ini juga berperan untuk menjaga kesehatan jantung, sehingga bisa membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Selain itu, kandungan likopen juga bisa mengurangi radikal bebas penyebab kanker dalam tubuh (Suhendra, 2000).

Selain baik untuk kesehatan tubuh, di antara manfaat penting buah pepaya yaitu berkaitan dengan perawatan kulit. Seperti telah diketahui, penduduk di kepulauan Karibia biasa memanfaatkan buah pepaya matang sebagai sabun untuk kulit. Demikian juga dengan jus pepaya yang matang dipakai untuk menghilangkan kulit berkerut karena faktor usia dan terpaan sinar matahari. Pepaya dapat mencegah kerut-kerut pada kulit karena mengandung zat yang dapat meremajakan kolagen. Selain itu, jus buah pepaya yang matang dan berwarna merah juga baik untuk kesehatan mata. Sementara untuk buah yang muda bisa dimanfaatkan air getahnya untuk menghilangkan kapalan dan menyembuhkan kaki yang pecah-pecah (Jealani, 2009).

Ada banyak varietas pepaya, hingga saat ini berhasil diidentifikasi 30 varietas pepaya. Famili pepaya yang terkenal adalah Babaco (Carica pentagona), Mountain Pepaya (Carica pubenscens), dan Chamburo (Carica stipulate). Jenis-jenis Pepaya diterangkan di bawah ini: 1.Pepaya Semangka Jenis ini paling disukai, daging buahnya berwarna merah semangka, manis dan berair banyak. Bila masak kuning menarik warna kulit buahnya. Bentuknya lonjong dengan berat ± 1 kilogram. 2.Pepaya jingga Pepaya ini mirip pepaya semangka juga. Daging buah merah berair banyak, hanya kalah manis. Kulit buah berwarna kuning juga. Besar pepaya ini ± 1,5 kilogram. 3.Pepaya Cibinong Bentuk dan besarnya jauh berbeda dengan kedua jenis diatas. Bentuk buah panjang besar dan lancip pada bagian ujungnya. Bentuk buah ini membesar dari pangkal ke bagian tengah buah, kemudian melancip di bagian ujung buah. Berat ± 2,5 kilogram. 4.Pepaya Bangkok atau Pepaya Thailand Bentuknya mirip dengan pepaya Cibinong hanya pepaya ini bentuknya lebih bulat dan lebih besar. Berat pepaya ini ± 3,5 kilogram. Daging buahnya jingga semu merah dan keras.5.Pepaya MexicoBentuk dan besar buahnya mirip alpukat bulat berleher, beratnya ± 0,5 kilogram. Daging buah berwarna kuning dan rasanya manis (Kalie, 1996).

Ciri-ciri buah papaya yang sudah masak adalah dapat dilihat dari warna nya dan tanaman pepaya dapat dipanen setelah berumur 9-12 bulan. Buah pepaya dipetik harus pada waktu buah itu memberikan tanda-tanda kematangan: warna kulit buah mulai menguning. Tetapi masih banyak petani yang memetiknya pada waktu buah belum terlalu matang. Panen dilakukan dengan berbagai macam cara, pada umumnya panen/pemetikan dilakukan denggan menggunakan “songgo” (berupa bambu yang pada ujungnyaberbentuk setengah kerucut yang berguna untuk menjaga agar buah tersebut tidakjatuh pada saat dipetik) (Ahmad, 2006).
\

Gambar buah papaya
                    Sember: https://gambar-buah-pepaya


REFERENSI
Ahmad. 2006. Bertanam Pepaya. Jakarta: Erlangga.
Farhan. 2003. Manfaat Buah Pepaya. Jakarta: Penerbit Swadaya.
Jaelani. 2009. “manfaat buah pepaya”. Jakarta: Pustaka Populer Obor.
Kalie, M.B. 1996. Bertanam Pepaya. Edisi Revisi. Jakarta: Penerbit Swadaya.
Suhendra. 2000. Manfaat Buah Pepaya. Surabaya. Media Pustaka.